Sedikit bercerita tentang diriku dan buku. Sekarang aku tergabung dalam komunitas OWOB yaitu Komunitas One Week One Book. Kita diharuskan setor review'an buku minimal satu buku dalam satu minggu. Bebas, buku apa saja. Fiksi/ Non Fiksi/ Biografi/ Komik bebas, asalkan bukan buku nikah hahaha, beda konteks ya kawan hehehe.
Review buku kemudian diposting di feed instagram kita masing-masing, dan jangan lupa tag akun instagramnya gerakan1week1book. Dengan catatan, akun instagram kalian jangam di private ya. Yang membuatku terpincut dengan komunitas ini adalah, konsistennya, keseriusannya, karena tiap bulan selalu ada presensi rapor kita dalam sebulan. Adakah rapor merah? Jika minggu pertama di bulan A, kita tidak menyetor review atau ulasan buku, otomatis nilai rapor kita merah nanti.
Ya, kakak-kakak admin kerja extra keras, mencatat satu per satu para membernya. Keren kan.
Nah, ini memberikan tantangan tersendiri buatku. Jadi dari dulu aku selalu menanamkan diri sejak masih sekolah dulu, minimal satu bulan aku membaca satu buku.
Ya karena tumpukan bukuku semakin banyak, TBR ku semakin buanyak. Aku harus menghabiskan semua TBR ku, gimana caranya agar aku termotivasi? Akhirnya aku menemukan komunitas ini. Dengan komunitas ini, aku termotivasi untuk menghabiskan semua TBR ku di rak buku hehehe
So, yang mau ikut bergabung dengan komunitas ini, bisa buka instagram komunitas ini yaa. Caranya, tinggal klik bio aja. Nanti kalian baca caranya 😊
Ini akun instagram OWOB
Disini aku mau sharing pengalaman saja, trik membaca konsisten dari hasil aku menhikuti panggung obrolan kolaborasi antara Cabaca dan Gerakan owob.
Bagaimana sih cara membangun kebiasaan membaca?
Menurutku yang paling utama adalah *waktu*. Temukan waktu yang tepat untuk membaca dan luangkan waktu setiap hari.
Jadi, aku punya tips dan trik. Kemanapun kamu pergi, bawalah buku yg saat itu sedang kamu baca. Saat ada waktu luang, bacalah buku, cukup 15 menit saja. Atau kalau menurut kalian itu lama, bisa jadi 10 menit saja.
Yg kedua adalah Kebutuhan.
Jadikan membaca itu sebagai kebutuhan. Kalau buat aku pribadi, membaca itu suatu bentik merelaksasikan diri. Membuat pikiran jadi lebih rileks. Ketika aku stress banyak yang dipikirkan, overthinking, aku lari ke buku. Tidak selalu buku, aku lari ke menggambar, mewarnai, atau menulis apa yang aku rasakan saat itu ke buku diaryku.
Ketiga, Teman.
Berteman dengan orang yang suka membaca buku. Kalian boleh mengikuti komunitas manapun yg kamu mau tentang literasi. Kebetulan keluargaku suka membaca, bapak dan kakakku bisa dibilang yang menularkanku pada buku ketika kecil.
Keempat, buku favorit.
Mulailah membaca dari buku yang kamu favoritkan. Genre apa yang kamu sukai. saat ini kamu sedang mood dengan buku apa.
Seperti apa kata mba Najwa Shihab:
Cuma perlu satu buku untuk jatuh cinta pada membaca. Cari buku itu. Mari jatuh cinta
Kelima, Reward
Berilah reward kepada diri sendiri setiap berhasil membaca satu buku.
Saat ini akupun ikut #gocengchallenge. Jadi tiap kita menyelesaikan satu buku, kita memasukkan lima ribu rupiah kedalam celengan, yang nantinya saat akhir tahun alias event 12.12, kita bisa jajan buku dengan uang yang sudah kita kumpulkam selama satu tahun itu.
-Sharing is caring-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar