Jumat, 12 Maret 2021

TO LIVE (Review Buku)


Judul: 𝐓ðĻ 𝐋ðĒðŊ𝐞 (𝐇ðĒ𝐝ðŪðĐ)

Penulis: 𝐘ðŪ 𝐇ðŪ𝐚

𝐀ðĨðĒðĄ ððšðĄðšðŽðš: 𝐀𝐠ðŪ𝐎𝐭ðĒ𝐧ðŪ𝐎 𝐖ðĒ𝐛ðĻ𝐰ðĻ

Penerbit: 𝐏𝐓.𝐆ðŦ𝐚ðĶ𝐞𝐝ðĒ𝐚 𝐏ðŪ𝐎𝐭𝐚ðĪ𝐚 𝐔𝐭𝐚ðĶ𝐚

Tahun: 𝟐𝟎𝟏𝟓

Halaman: 𝟐𝟐𝟒 ðĄðĨðĶ; 𝟐𝟎 𝐜ðĶ

 ðˆð’𝐁𝐍 𝟗𝟕𝟖𝟔𝟎𝟐𝟎𝟑𝟏𝟑𝟖𝟐𝟓


ð˜―ð™Ąð™Šð™§ð™—

Dari seorang anak tuan tanah kaya yang menghabiskan waktu di meja judi dan ranjang pelacur, Fugui kehilangan harta dan orang-orang yang dicintainya. Dia berusaha bertahan hidup di tengah kekejaman perang saudra, absurditas Revolusi Kebudayaan, hingga bencana kelaparan yang melanda China akibat kekeliruan kebijakan Mao. Kisah tragis kehidupan seorang Fugui merangkum kengerian perjalanan sejarah negeri China di tengah ingar-bingar revolusi komunis.

To Live adalah karya kontroversial salah satu novelis terbaik China yang sempat dilarang beredar di China, telah meraih berbagai penghargaan sastra internasional, difilmkan, dan telah diterjemahkan ke lebih dari 20 bahasa. Dengan kata-katanya yang sederhana namun bergemuruh dan menggugah, Yu Hua bercerita tentang sebuah China. Yang begitu nyata, tanpa basa-basi.


📚📚📚

Novel To Live ini membuatku menangis, nyesek rasanya. Menceritakan seorang pria bernama Fugui, seorang anak tuan tanah yang suka bermain judi dan suka pergi ke tempat pelacuran. Dia telah memiliki istri, bernama Jiazhen dan memiliki dua orang anak, Fengxia (perempuan) dan Youqing (laki-laki). Fugui kehilangan seluruh hartanya karena keserakahan dia yg selalu berjudi. 

Fugui beralih menjadi seorang petani yang miskin dan menghabiskan hidupnya di sebuah dusun. Tetapi dibalik kemiskinan Fugui, membuatnya nyawanya selamat. Fugui melewati perjalanan Revolusi. Dan dia ditinggalkan satu per satu anggota keluarganya yg direnggut kematian.


Cerita yang sempurna dalam menggambarkan penderitaan seorang Fugui di tengah kemelut negeri (China), kemelut perang antara kaum nasionalis dan komunis. 

Terjemahannya luwes, dan sangat mudah dipahami. Sehingga sangat bisa dinikmati ceritanya dari halaman per halaman. Awalnya memang sedikit membosankan buatku, tapi menginjak di halaman 60an aku bisa mengikuti alur ceritanya.

Membaca buku ini, membuatku terbuka dalam memandang sebuah kehidupan. Kehidupan, perjuangan, kesedihan, tangisan memang selalu terjadi dalam kehidupan manusia.


"𝘑ð˜Ēð˜Ĩ𝘊 𝘰ð˜ģð˜Ēð˜Ŋð˜Ļ ð˜Ŧð˜Ēð˜Ŋð˜Ļð˜Ēð˜Ŋ ð˜īð˜Ēð˜Ūð˜ąð˜Ē𝘊 𝘭ð˜ķð˜ąð˜Ē𝘎ð˜Ēð˜Ŋ ð˜Ķð˜Ūð˜ąð˜Ēð˜ĩ ð˜Đð˜Ē𝘭. 𝘛𝘊ð˜Ĩð˜Ē𝘎 ð˜Ģ𝘰𝘭ð˜Ķð˜Đ 𝘎ð˜Ķ𝘭𝘊ð˜ģð˜ķ ð˜Ģ𝘊ð˜Īð˜Ēð˜ģð˜Ē, ð˜ĩ𝘊ð˜Ĩð˜Ēk ð˜Ģ𝘰𝘭ð˜Ķð˜Đ 𝘎ð˜Ķ𝘭𝘊ð˜ģð˜ķ ð˜ĩ𝘊ð˜Ĩð˜ķð˜ģ𝘊 ð˜ģð˜Ēð˜Ŋð˜Ŧð˜Ēð˜Ŋð˜Ļ, ð˜ĩ𝘊ð˜Ĩð˜Ē𝘎 ð˜Ģ𝘰𝘭ð˜Ķð˜Đ 𝘎ð˜Ķ𝘭𝘊ð˜ģð˜ķ ð˜Ūð˜Ēð˜īð˜ķ𝘎 ð˜ģð˜ķð˜Ūð˜Ēð˜Đ, ð˜ĩ𝘊ð˜Ĩð˜Ē𝘎 ð˜Ģ𝘰𝘭ð˜Ķð˜Đ 𝘎ð˜Ķ𝘭𝘊ð˜ģð˜ķ ð˜Ūð˜Ķð˜ģ𝘰ð˜Ļ𝘰ð˜Đ 𝘎ð˜Ēð˜Ŋð˜ĩ𝘰ð˜Ŋð˜Ļ" (Fugui).


Yu Hua mengatakan:

"To Live menulis tentang kemampuan manusia menahan penderitaan dan kesulitan, sebagai pandangan optimistis manusia terhadap dunia. Proses menulis ini membuat saya sadar, manusia hidup sesungguhnya adalah demi hidup itu sendiri, dan manusia bukan hidup demi hal-hal lain di luar hidup."


⭐ Rating Goodreads: 4.33/ 5.0

⭐ Ratingku: 4.8/ 5.0


Jumat, 05 Maret 2021

Catatan Harian Menantu Sinting (Review Buku)


 

Judul: 𝐂𝐚𝐭𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐇𝐚ðŦðĒ𝐚𝐧 𝐌𝐞𝐧𝐚𝐧𝐭ðŪ 𝐒ðĒ𝐧𝐭ðĒ𝐧𝐠 

Penulis: 𝐑ðĻ𝐎ðĒ 𝐋. 𝐒ðĒðĶ𝐚ðĶðĻðŦ𝐚 

Penerbit: 𝐏𝐓.𝐆ðŦ𝐚ðĶ𝐞𝐝ðĒ𝐚 𝐏ðŪ𝐎𝐭𝐚ðĪ𝐚 𝐔𝐭𝐚ðĶ𝐚 

Tahun: 𝟐𝟎𝟏𝟖

Halaman: 𝟐𝟑𝟐 ðĄðĨðĶ; 𝟐𝟎 𝐜ðĶ 

𝐈𝐒𝐁𝐍 𝟗𝟕𝟖𝟔𝟎𝟐𝟎𝟑𝟖𝟎𝟔𝟕𝟒


ð˜―ð™Ąð™Šð™§ð™—

Aku Minar

Ini cerita cinta versi aku dan Sahat (dan... Mamak Mertua).

Seru. Ngeselin. Gemesin.

Sekaligus sangat menantang.

Ditambah latar belakang keluarga besar Batak yang penuh drama dan asumsi, kisah-kisahku lebih sering berakhir konyol dan nyaris bikin aku frustasi.

Apalagi aku dan Mamak Mertua punya kepercayaan berbeda tentang cinta dan kebahagiaan, terutama kalau menyangkut Sahat, kesayangan kami berdua.

Dengan bahasa yang ringan, cerita ini sengaja dikemas untuk membuat pembacanya terbahak-bahak.


📚

Awal bulan, rasanya aku pingin baca buku yang lucu-lucu bikin ngakak. Akhirnya aku memilih buku ini untuk kubaca diawal bulan 😁.

Buku ini berisi kumpulan cerita tentang Minar, Sahat (suami Minar) dan Mamak Mertua (Mamaknya Sahat).

Mereka tinggal bersama seatap dengan Mamak Mertua. Gimana rasanya tinggal dengan mertua? Pastinya yang dirasakan Minar itu campur aduk, gak bebas, gemes, kesel, stress, pingin marah juga gak bisa, rasanya cuma pingin nyakar-nyakar aspal karena kelakuan Mamak Mertua yang super bawel, kepo, suka ikut campur, wah nano nano dah 😂


Kisah keseharian Minar, menantu "nelangsa" 😂 kental dengan budaya dan bahasa Batak. Kisah yang sangat menghibur, bahasanya juga apa adanya. Ketika aku membaca percakapan khas ala Mamak Mertua, didalam hatiku jadi kayak ikut berbicara aksen bataknya. 

Ada beberapa kejadian yang bikin aku kesel dan gemes, eh kayaknya disemua part selalu bikin gemes ding hahaha. Begitu sabarnya Minar menghadapi Mamak Mertuanya, bahkan Sahat anak kandungnya pun tidak bisa berkutik jika Mamaknya bertahta 😂.


Novel ini diperuntukan untuk 21+ ya. Yaaa karena didalamnya juga diceritakan kisah kisah aduhai pasutri di ranjang. Minar dan Sahat yang berusaha mendapatkan momongan pun selalu mendapat gempuran dari Mamak Mertua. Bayangkan, si Mamak ngotot ikut ke dokter kandungan, si Mamak pun juga sampai tahu hari masa suburnya Minar. Si Mamak heboh subuh-subuh nelponin mereka yang lagi asyiknya bercengkrama  Bacanya beneran ikut kesel tapi juga selalu bikin ngakak 😂.


Selain itu, aku jadi tahu beberapa bahasa Batak setelah membaca novel ini. Tenang, ada catatan kakinya kok disini. Jadi tahu arti dari bahasa Batak tersebut. Dan ending dari novel ini heboh deh, nano nano 😂.