Judul: 𝐑𝐞𝐩𝐫𝐞𝐬𝐢
Penulis: 𝐀𝐧𝐢𝐧𝐝𝐢𝐭𝐲𝐚𝐬 𝐑𝐚𝐡𝐦𝐚𝐥𝐢𝐚 𝐏𝐮𝐭𝐫𝐢
Jumlah bab: 𝟏𝟐 𝐛𝐚𝐛
Baca di: 𝐂𝐚𝐛𝐚𝐜𝐚
Link: Repres, Baca di Cabaca
Blurb
Perundungan yang pernah Azalea alami di masa sekolah menghancurkan kepercayaan dirinya. Azalea tidak mengerti mengapa ia mendapatkan penghakiman atas apa pun yang ia lakukan hanya karena badannya gemuk. Teman-temannya hanya bersikap baik padanya di saat-saat tertentu, dan itu tidak termasuk momen-momen ketika Roseanne merundungnya. Perlawanan yang pernah Azalea lakukan justru membuktikan kepadanya bahwa beauty privilege itu nyata. Dunia hanya berpihak pada mereka yang cantik. Azalea hanya punya Tristan dan Lily, dua sahabatnya, untuk menemaninya berpijak dengan kuat agar tidak diempas dunia yang kejam itu.
Namun, saat Tristan menghancurkan hatinya, pijakan Azalea perlahan-lahan retak.
📖📖📖
Apakah kalian pernah mengalami body shamming?
Aku pernah mengalami body shamming. Dan itu memang mempengaruhi mentalku. Sama seperti yang Azalea alami. Azalea korban body shamming, sampai dia menyimpan trauma itu dalam waktu yang lama. Hingga dia mengalami kesulitan tidur.
Tapi salut buat Azalea, dia bertumbuh dan berfokus pada impiannya, yaitu menjadi dokter. Kemudian dia meneruskan ke spesialis dokter kejiwaan, dan menjadi psikiater. Tapi trauma masa lalunya masih terus membayanginya, dia belum bisa berdamai dengan itu semua. Hingga suatu hari, dia bertemu dengan Abian, seorang fotografer sekaligus pemilik kedai kopi di dekat klinik tempat prakteknya.
Tapi dengan hadirnya Abian, membuat Azalea dihadapkan kembali dengan perasaan sakit akan masa lalunya.
Lalu, apakah Azalea dapat menghadapi trauma masa lalunya itu? Apakah dia bisa menerima dan memaafkan semua yang telah melukai dirinya?
Alur ceritanya cepat, perpindahan saat Azalea SMA ke kuliah hingga lulus diceritakan seringkas mungkin. Bahasanya ringan, ada beberapa istilah kedokteran yang awalnya aku tidak mengerti artiinya, jadi mengerti (pastinya jadi penasaran nanya mbah google hehe).
Bisa dikatakan cerita ini bertema sicklit, tentang mental health. Banyak pelajaran yang bisa kita ambil disini.
"Jangan lupa perhatikan lingkungan di sekitar kita karena kita tidak pernah tahu kapan kita bisa terluka atau melukai seseorang. Minta maaflah jika kita bersalah dan jaga oramg-orang di sekitar kita."