Kamis, 29 Juli 2021

Emilia and The Secret Kingdom (Review Cabaca)


Judul: 𝐄𝐦𝐢𝐥𝐢𝐚 𝐚𝐧𝐝 𝐓𝐡𝐞 𝐒𝐞𝐜𝐫𝐞𝐭 𝐊𝐢𝐧𝐠𝐝𝐨𝐦 
Penulis: 𝐍𝐮𝐫 𝐀𝐢𝐧𝐲
Bab: 𝟏𝟓 𝐁𝐚𝐛
Baca di: 𝐂𝐚𝐛𝐚𝐜𝐚

𝘽𝙡𝙪𝙧𝙗
Emilia kembali ke Kampung Baru untuk melanjutkan kuliah. Dia terpaksa harus tinggal di rumah peninggalan kakeknya, Aryo. Rumah yang menjadi tempat bermainnya ketika kecil.
Belum genap satu minggu menetap, Emilia menemukan banyak keganjilan di rumah itu. Derap langlah selalu terdengar setiap pagi dan petang hari. Kucing hamil yang tiba-tiba terdampar di teras rumah, ternyata bisa berbicara dan meminta Emilia mengembalikannya ke Kerajaan Mao.
Petualangan Emilia dimulai tatkala menemukan surat di ruang rahasia rumah tersebut yang sudah tersimpan 10 tahun lamanya.

Gimana kagetnya kalau tiba-tiba kucingmu bisa ngomong? 😱

Aku tertarik membaca cerita ini, alasannya adalah karena cerita ini bertemakan fantasi yang mengangkat kisah persahabatan kucing dan manusia. Kebetulan dirumah, aku memelihara dua ekor kucing 😽

Seorang mahasiswa baru bernama Emilia baru pindah ke Kampung Baru, di rumah Kakek Neneknya. Disanalah ia bertemu dengan Yupi, seekor kucing betina calico (kucing tiga warna) yang tiba-tiba bisa berbicara dengannya.

Yupi meminta tolong padanya untuk mengembalikannya ke kerajaan Mao. Kerajaan apa itu?
Jadi di Kampung Baru ini mempunyai kisah tragedi yang memilukan. Sewaktu Emilia kecil, kucing-kucing liar di kampung Kakek Neneknya ditangkap dan dimasukkan ke dalam karung, lalu dibuang. Ada apa sebenarnya?
Siapakah Yupi sebenarnya? Lalu kenapa Emilia harus menolongnya?

Untuk para pecinta kucing, cerita ini bagus untuk dibaca. Ceritanya ringan, gaya berceritanya pun menurutku asik. Alur ceritanya maju mundur. Alur mundur, ketika Emilia bermimpi kembali ke masa lalu, sewaktu dia kecil. Waktu seperti berputar, menjawab semua permasalahan yang terjadi di Kampung Baru dan kucing-kucing liar itu.

Dari cerita ini, kita juga mendapat nasihat yang sederhana namun sangat bermakna. Kalau memang diantara kalian tidak menyukai kucing, setidaknya jangan sakiti dia. Kucing di maksudkan untuk mengajarkan kita, bahwa tidak ada di dunia ini yang di ciptakan tanpa maksud.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar