Rabu, 25 November 2020

Arah Musim (Review Buku)

Arah Musim// Kurniawan Gunadi// Penerbit Bentang// 2019// 188 hlm; 20,5cm// ISBN 9786022916482
.
Arah Musim membahas tentang perjalanan hidup dengan banyak sudut pandang. Menyajikan banyak adegan kehidupan yang bisa kita ambil makna dari kehidupan itu sendiri dan hikmahnya.
.
Buku yang bisa merefleksikan diri. Melihat lebih jauh tentang kehidupan melalui perasaan-perasaan kita. Tentang kekhawatiran, ketakutan, keresahan, harapan, dan kejujuran. Membaca buku ini sepertinya harus dalam keadaan rileks dan pelan-pelan, agar lebih dapat feel'nya dalam membaca di setiap bagian ceritanya.
.
Ketika kita membaca buku ini, kita diajarkan melihat bagaimana seseorang memandang atau melihat sebuah kehidupan.
.
Kita sering memahami bahwa apa yang terjadi dalam hidup kita adalah hal-hal terbaik yang bisa kita dapatkan.
Kita sering salah memahami maksud-maksud tersembunyi yang Tuhan hadirkan dalam semua rentetan kejadian hidup yang amat berharga.
Tuhan ingin mengajarkan kita sesuatu. Sesuatu yang sering kita tolak kehadirannya. Sesuatu yang barangkali menjadi doa-doa kita selama ini.
Tapi, kita tidak cukup sabar untuk melewati perjalanan ini, melewati musim-musim yang silih berganti.

______________________

"Hidup. Bukanlah tentang mendengarkan orang lain sebanyak-banyaknya. Keputusan-keputusan bukan diambil dari apa kata orang. Kamu menikah, bukan karena kata orang. Kamu berkarier, bukan karena kata orang. Kamu melakukan kebaikan bukan untuk kata orang. Hidup ini sudah bising oleh riuh rendah suara-suara sumbang di balik bayang-bayang, mendikte hidupmu seolah-olah itu adalah yang terbaik untukmu, padahal mereka tidak oernah menjadi dirimu, apalagi menjalaninya. Keputusan hidup kita bukan untuk menyenangkan semua orang, melainkan mencapai titik tertingginya, yaitu keridaan Tuhan". (Hal 16)

"Hidup. Ia tidak seperti cermin, yang menunjukkan hampir keseluruhan apa yang diterimanya tanpa rahasia. Hidup itu menyembunyikan rahasia-rahasianya. Hiduo melipat banyak misteri, kita harus membukanya satu per satu. Kemudian, bagian yang tak kalah pentng adalah kita bersiap untuk menerima kenyataan yang kita dapati dari setiap rahasia yang tersingkap".

Hidup itu seperti apa bagimu? Serumit itukah? Atau sesederhana kamu bisa memahaminya?

Sabtu, 21 November 2020

Aroma Karsa (Review Buku)

.
Judul: Aroma Karsa
Penulis: Dee Lestari
Penerbit: PT.Bentang Pustaka
Tahun: 2018
710 hlm ; 20cm
ISBN 9786022914631
.
"Puspa Karsa, bunga yg sangat dirahasiakan wujudnya dan tempat tumbuhnya. Yang diketahui dari Puspa Karsa adalah kekuatannya yg melebihi segala sihir dan kesaktian. Puspa Karsa konon muncul dalam selang ratusan tahun dan tiap pemunculannya mengubag tata Nusantara". (Hal 10)
.
Aroma Karsa bercerita tentang perjalanan menemukan Puspa Karsa, tanaman yg konon mampu mengendalikan kehendak, bunga sakti itu tersembunyi di tempat rahasia yg hanya bisa diidentifikasi melalui aroma. Berbekal dari lontar kuno peninggalan Eyang Putrinya Janirah, Raras Prayagung seorang pengusaha industri komestik, terobsesi dgn tanaman Puspa Karsa, si bunga sakti.
.
Obsesi Raras dalam menemukan Puspa Karsa mempertemukannya pada Jati Wesi. Jati Wesi, pemuda yg besar dan tumbuh di TPA Bantar Gebang. Jati memiliki penciuman yg luar biasa, sehingga dia dijuluki si Hidung Tikus. Karena kemampuannya itu, membawanya pada pekerjaan, yaitu sabagai peracik parfum. Hal ini juga yg membawa Jati bertemu dengan Tanaya Suma, anak angkat Raras Prayagung. Suma mempunyai kemampuan yg sama dengan Jati.
Pembahasan aroma di novel ini benar-benar luar biasa. Penjabarannya begitu detail, mba Dee mampu menggambarkan macam-macam aroma dgn sangat baik, luar biasa.
.
Klimaks dalam novel ini adalah ketika tim ekspedisi pencarian Puspa Karsa terbentuk. Jati dan Suma tergabung dalam tim ekspesisi tersebut dan berangkat ke Gunung Lawu. Lewat jalur tengah via Candi Cetho mereka berangkat utk memulai ekspedisi pencarian Puspa Karsa.
.
Novel ini disajikan dengan alur maju mundur. Mba Dee berhasil membuat pembaca (saya) penasaran dengan semua misteri-misteri di dalam novel ini.
Kisah ekspedisi di Gunung Lawu yg paling menarik buat saya. Karena mnurut saya mendekati realita. Dari mulai burung Jalak Lawu, yg dikenal perubahan wujud dari abdi dalem kerajaan Majapahit, yg membantu menunjukkan jalan pada para pendaki jika tersesat di Lawu. Dan misteri lainnya sering terdengar dari cerita-cerita para pendaki.
.
Sekali lagi, Luar Biasa ❤️