Senin, 22 Februari 2021

Wundersmith The Calling of Morrigan Crow (Review Buku)


Judul: 𝐖𝐮𝐧𝐝𝐞𝐫𝐬𝐦𝐢𝐭𝐡 𝐓𝐡𝐞 𝐂𝐚𝐥𝐥𝐢𝐧𝐠 𝐨𝐟 𝐌𝐨𝐫𝐫𝐢𝐠𝐚𝐧 𝐂𝐫𝐨𝐰
Penulis: 𝐉𝐞𝐬𝐬𝐢𝐜𝐚 𝐓𝐨𝐰𝐧𝐬𝐞𝐧𝐝 
𝐏𝐞𝐧𝐞𝐫𝐣𝐞𝐦𝐚𝐡: 𝐑𝐞𝐧𝐢 𝐈𝐧𝐝𝐚𝐫𝐝𝐢𝐧𝐢 
𝐏𝐞𝐧𝐞𝐫𝐛𝐢𝐭: 𝐌𝐢𝐳𝐚𝐧 𝐅𝐚𝐧𝐭𝐚𝐬𝐢 
Tahun: 𝟐𝟎𝟏𝟗 
Halaman: 𝟒𝟗𝟎 𝐡𝐥𝐦 
𝐈𝐒𝐁𝐍 𝟗𝟕𝟖𝟔𝟎𝟐𝟑𝟖𝟓𝟕𝟒𝟑𝟐

𝘽𝙡𝙪𝙧𝙗:
Saudara-saudari sehidup semati? Saling setia, siap bahu membahu?
Morrigan mulai merasa ikrar Wundrous Society itu hanya omong kosong.
Tidak ada yang menyukainya di sekolah-yah, kecuali Hawthorne, sahabatnya. Unit mereka terus dikirimi surat kaleng berisi ancaman untuk menguak rahasia Morrigan dan gurunya di Society hanya mengajarkan satu hal: semua Wundersmith itu jahat dan Morrigan bukanlah pengecualian.
Yang terburuk, satu per satu orang mulai menghilang dan teror bermunculan. Nevermoor, kota fantastis yang magis dan menawarkan perlindungan, kini dilingkupi ketakutan dan kecurigaan...
Dan, besar kemungkinan, Morrigan penyebabnya.

___________________________________________

Wundersmith merupakan buku kedua dari serial Nevermoor.

Wundersmith bercerita tentang kisah Morrigan Crow yang akhirnya berhasil menjadi bagian dari Wundrous Society. Ternyata hal ini tidak semata-mata membuat Morrigan merasa tenang dan lega, mengapa?
Teman-temannya membencinya atau bahkan merasa takut dengan Morrigan terkecuali teman setianya, Hawtrone. 
Ya, Morrigan sudah mengetahui bahwa dirinya merupakan wundersmith. Teman-teman satu unit, 919 pun juga mengetahuinya.

Morrigan hanya diperbolehkan mengikuti satu pelajaran. Tapi, seiring berjalannya waktu, mata pelajaran yang diikuti Morrigan bertambah sekaligus merupakan mata pelajaran favoritnya.
Ditambah dengan datangnya surat kaleng yang berisi ancaman untuk membuka rahasia unit 919.

Sementara itu, diluar WunSoc, orang-orang yang mempunyai kemampuan istimewa satu demi satu menghilang. Ada pengkhianat di dalam WunSoc! Apakah ini ulah Ezra Squall? Dan ada teman Morrigan yang bahkan ikut menghilang. Hmm siapakah itu?

Di buku kedua ini, ceritanya lebih seru, lebih menantang, imajinasiku ditantang utk semakin liar di buku kedua ini. Situasi kota Nevermoor dan segala misterinya diceritakan begitu menarik dan keren.
Kemampuan Morrigan disini pun akhirnya terlihat. Keterlibatan Ezra Squall juga berperan dalam munculnya kemamphan magis Morrigan. Jupiter si penganyom Morrigan selalu setia mendengarkan curhatan Morrigan dan selalu membela Morrigan di hadapan para Tetua. Jupiter mengingatkanku pada Dumbledore dalam kisah Harry Potter.

⭐ 4.5/ 5.0

Rabu, 10 Februari 2021

PERSONA (Review Buku)

 


Judul: 𝐏𝐞𝐫𝐬𝐨𝐧𝐚 
Penulis: 𝐅𝐚𝐤𝐡𝐫𝐢𝐬𝐢𝐧𝐚 𝐀𝐦𝐚𝐥𝐢𝐚 
Penerbit: 𝐏𝐓. 𝐆𝐫𝐚𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐏𝐮𝐬𝐭𝐚𝐤𝐚 𝐔𝐭𝐚𝐦𝐚 
Tahun: 𝟐𝟎𝟏𝟔 
Halaman: 𝟐𝟒𝟖 𝐡𝐥𝐦; 𝟐𝟎 𝐜𝐦 
𝐈𝐒𝐁𝐍 𝟗𝟕𝟖𝟔𝟎𝟐𝟎𝟑𝟐𝟔𝟐𝟗𝟎


📚 Blurb
Namanya Altair, seperti salah satu bintang terang di rasi Aquila yang membentuk segitiga musim panas. Azura mengenalnya di sekolah sebagai murid blesteran Jepang yang kesulitan menyebut huruf L pada namanya sendiri.

Azura merasa hidupnya yang berantakan perlahan membaik dengan kehadiran Altair. Keberadaan Altair lambat laun membuat perasaan Azura terhadap Kak Nara yang sudah lama dipendam pun luntur.

Namun, saat dia mulai jatuh cinta pada Altair, cowok itu justru menghilang tanpa kabar. Bukan hanya kehilangan Altair, Azura juga harus menghadapi kenyataan bahwa orangtuanya memiliki banyak rahasia, yang mulai terungkap satu demi satu. Dan pada saat itu, Kak Nara-lah tempat Azura berlindung.

Ketika Azura merasa kehidupannya mulai berjalan normal, Altair kembali lagi. Dan kali ini Azura dihadapkan pada kenyataan untuk memilih antara Altair atau Kak Nara.


📚📚📚
Azura, seorang gadis yang senang menyendiri dan tidak mempunyai teman. Dia dianggap aneh oleh teman-temannya, bahkan setiap ada tugas kelompok, dia selalu paling terakhir dalam mendapatkan kelompok. Teman-temannya tidak tahu bahwa Azura sering menyakiti dirinya sendiri, hal ini disebabkan karena pertengkaran orangtuanya.
Azura sangat menyukai komik manga, dia juga senang menghabiskan waktu istirahat di perpustakaan sambil memandang Kak Nara bermain bola dari jendela perpustakaan.
Kak Nara adalah kakak kelas Azura, dia pernah membantu saat Azura jatuh.
Saat Azura memulai kembali kehidupan barunya, sosok Nara muncul secara tak terduga. Mereka mulai dekat lagi. Tetapi, ternyata Atlair kembali hadir di hidup Azura.
Kemana Atlair pergi selama ini? Kenapa dia kembali lagi mencari Azura? Dan kepada siapa Azura akan memilih?


Kamu pernah nonton Film "A Beautiful Mind"?

Ya, film tersebut bertemakan mental illness. Gangguan mental seperti apa sih di film tersebut? Coba googling saja. Sama seperti novel Persona ini, novel ini mengangkat permasalahan psikologis. Ini buku kedua karya mba Fakhrisina yang aku baca. Buku pertama yang aku baca adalah Represi sama seperti Represi, novel Persona ini bergenre sicklit, mengenai isu-isu psikologis di kalangan remaja.
Dan ya, Azura mempunyai gangguan mental, tanpa dia sadari.

Cerita yang sukses membuatku menangis, ikut merasakan emosi seperti yang dirasakan Azura. Novel yang tidak hanya sekedar kisah cinta seorang remaja, novel ini banyak memberi kita pelajaran. Pentingnya perhatian dan peran orangtua dalam perkembangan anak. Hubungan orangtua dan anak. Dan juga kisah kelam orangtua Azura pun bisa kita jadikan pelajaran berharga.
Alur maju mundur di dalam novel ini tidak terlalu membingungkan buatku. Karena ceritanya mengalir begitu saja. 

Kejutan di novel ini berada di epilognya. 
Benar-benar membuat kita berpkir, menduga-duga. Maksudnya gimana nih hahahaha

Apakah kamu suka menonton Drama Korea? Tahu drakor berjudul "Let's Fight Ghost"?
Hmm.. kalau kamu pernah nonton, disitu ada tokoh utama perempuan bernama Kim Hyun Ji. Seorang siswi yang mengalami kecelakaan dan koma dalam waktu yang lama, sehingga dia menjadi roh pengembara.

Lalu hubungannya dengam novel ini apa?
Ya gitu deh, penasaran kan? Hehe 
Yuk baca novel ini.

Maaf .. sebenarnya aku pingin cerita banyak.. tapi ga mau spoiler aja. Biar kalian yang membaca review ini penasaran, dan pingin membacanya hahaha

So guys, kalau ada teman, kenalan, atau bahkan keluargamu yang mengalami seperti yang dialami Azura. Please jangan judge dia, jangan salahkan dia. Jangan anggap dia gila. Dia hanya butuh pertolongan kepada yang ahli dibidangnya. Jangan sampai terlambat semakin jauh. 
Rangkul dia, sayangi dia.


📖📖
"Segala sesuatu yang seharusnya terjadi akan terjadi. Kalau tidak terjadi, ya berarti memang seharusnya tidak terjadi."