𝕭𝖑𝖚𝖗𝖇
𝘈𝘸𝘢𝘭𝘯𝘺𝘢 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱 𝘈𝘯𝘯𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘪𝘬-𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘴𝘢𝘫𝘢. 𝘔𝘦𝘴𝘬𝘪 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘥𝘦𝘬𝘢𝘵 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘢𝘺𝘢𝘩𝘯𝘺𝘢, 𝘈𝘯𝘯𝘢 𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘪𝘣𝘶 𝘥𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘴𝘢𝘩𝘢𝘣𝘢𝘵 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢. 𝘚𝘦𝘫𝘢𝘬 𝘚𝘔𝘈, 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘴𝘢𝘩𝘢𝘣𝘢𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘢𝘮𝘱𝘪𝘯𝘨𝘪 𝘈𝘯𝘯𝘢, 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘩𝘢𝘮𝘪 𝘨𝘢𝘥𝘪𝘴 𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩𝘪 𝘥𝘪𝘳𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪. 𝘕𝘢𝘮𝘶𝘯, 𝘬𝘦𝘢𝘥𝘢𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘣𝘢𝘩 𝘬𝘦𝘵𝘪𝘬𝘢 𝘈𝘯𝘯𝘢 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘶𝘩 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘴𝘢𝘩𝘢𝘣𝘢𝘵𝘯𝘺𝘢. 𝘉𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘪𝘵𝘶, 𝘩𝘶𝘣𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘪𝘣𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘳𝘶𝘬. 𝘈𝘯𝘯𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘬𝘪𝘯 𝘩𝘢𝘳𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘴𝘰𝘴𝘰𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘬𝘪𝘯 𝘢𝘴𝘪𝘯𝘨. 𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘈𝘯𝘯𝘢, 𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘪, 𝘥𝘪𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘶𝘵𝘶𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳𝘪 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱𝘯𝘺𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢 𝘱𝘦𝘯𝘶𝘩 𝘭𝘶𝘬𝘢.
Judul: Represi
Penulis: Fakhrisina Amalia
Penerbit: PT.Gramedia Pustaka Utama
Tahun: 2018
Halaman: 264 hlm; 20cm
ISBN: 9786020611945
Represi ialah usaha psikologis seseorang yang bertujuan untuk meredam keinginan, hasrat, atau instingnya sendiri. Represi berperan dalam banyak penyakit mental dan dalam psikis kebanyakan orang.
.
Novel ini merupakan novel dlm genre sick-lit. Mengangkat kisah yg berhubungan dengan kesehatan mental dan pelecehan seksual.
Kisah tentang seorang Klien, Anna dengan seorang Psikolog, Nabila. Anna adalah tokoh utama dalam novel ini, yang mengalami masalah berat, sampai mencoba melakukan percobaan bunuh diri.
.
Semua kisah perjalanan kehidupan Anna diceritakan begitu menyentuh, dengan alur maju mundur. Kisah kehidupan Anna, yang dia pendam sendiri semenjak kecil begitu menyesakkan dan membuatku geram.
.
Melalui novel ini pun kita juga ikut mengetahui bagaimana proses penerimaan Anna terhadap luka-luka batinnya, melalui bantuan psikolog.
Novel ini tidak hanya mengangkat kisah percintaan seorang gadis. Tapi, bacalah, banyak pesan dan hikmah yg bisa kita ambil dari sini. Tentang pola pengasuhan anak, pentingnya kasih sayang dan perhatian dari keluarga, kisah tentang persahabatan yg begitu positif.
.
Aku pernah menghadapi teman yang mengalami hal seperti yg Anna alami. Saat aku membaca novel ini, aku ikut merasakan & membayangkan, betapa beratnya menceritakan semua luka-luka batinnya dan proses penerimaan diri serta memaafkan diri sendiri.
.
Lewat buku ini pula, kita disadarkan untuk lebih berempati maupun bersimpati kepada siapapun teman kita seandainya teman kita berada disaat tersulit dihidupnya. Rangkul dan dengarkan dia. Bersabarlah. Hal itu yang sebenarnya temanmu butuhkan.
.
⭐ 4.0 / 5.0
