Sabtu, 21 November 2020

Aroma Karsa (Review Buku)

.
Judul: Aroma Karsa
Penulis: Dee Lestari
Penerbit: PT.Bentang Pustaka
Tahun: 2018
710 hlm ; 20cm
ISBN 9786022914631
.
"Puspa Karsa, bunga yg sangat dirahasiakan wujudnya dan tempat tumbuhnya. Yang diketahui dari Puspa Karsa adalah kekuatannya yg melebihi segala sihir dan kesaktian. Puspa Karsa konon muncul dalam selang ratusan tahun dan tiap pemunculannya mengubag tata Nusantara". (Hal 10)
.
Aroma Karsa bercerita tentang perjalanan menemukan Puspa Karsa, tanaman yg konon mampu mengendalikan kehendak, bunga sakti itu tersembunyi di tempat rahasia yg hanya bisa diidentifikasi melalui aroma. Berbekal dari lontar kuno peninggalan Eyang Putrinya Janirah, Raras Prayagung seorang pengusaha industri komestik, terobsesi dgn tanaman Puspa Karsa, si bunga sakti.
.
Obsesi Raras dalam menemukan Puspa Karsa mempertemukannya pada Jati Wesi. Jati Wesi, pemuda yg besar dan tumbuh di TPA Bantar Gebang. Jati memiliki penciuman yg luar biasa, sehingga dia dijuluki si Hidung Tikus. Karena kemampuannya itu, membawanya pada pekerjaan, yaitu sabagai peracik parfum. Hal ini juga yg membawa Jati bertemu dengan Tanaya Suma, anak angkat Raras Prayagung. Suma mempunyai kemampuan yg sama dengan Jati.
Pembahasan aroma di novel ini benar-benar luar biasa. Penjabarannya begitu detail, mba Dee mampu menggambarkan macam-macam aroma dgn sangat baik, luar biasa.
.
Klimaks dalam novel ini adalah ketika tim ekspedisi pencarian Puspa Karsa terbentuk. Jati dan Suma tergabung dalam tim ekspesisi tersebut dan berangkat ke Gunung Lawu. Lewat jalur tengah via Candi Cetho mereka berangkat utk memulai ekspedisi pencarian Puspa Karsa.
.
Novel ini disajikan dengan alur maju mundur. Mba Dee berhasil membuat pembaca (saya) penasaran dengan semua misteri-misteri di dalam novel ini.
Kisah ekspedisi di Gunung Lawu yg paling menarik buat saya. Karena mnurut saya mendekati realita. Dari mulai burung Jalak Lawu, yg dikenal perubahan wujud dari abdi dalem kerajaan Majapahit, yg membantu menunjukkan jalan pada para pendaki jika tersesat di Lawu. Dan misteri lainnya sering terdengar dari cerita-cerita para pendaki.
.
Sekali lagi, Luar Biasa ❤️

Jumat, 20 November 2020

Tak Masalah Jadi Orang Biasa (Review Buku)

Judul: Tak Masalah Jadi Orang Biasa
Penulis: Urfa Qurrota Ainy
Penerbit: CV. IDS
September, 2020
216 hlm
ISBN 9786025291685(-)
.
Jangan salah paham dengan judulnya ya kawan. Penulis menuturkan di awal buku, bahwa buku ini bukan bertujuan untuk menghalangi seseorang utk berambisi menjadi luar biasa. Bahwa buku ini tak dibuat utk membenarkan sikap malas dan asal-asalan dalam bekerja. Maksud penulis ialah:
"Menjadi orang biasa bukan berarti tidak berusaha menjadi berguna. Menjadi orang biasa artinya memahami bahwa untuk menjadi berguna kita bisa melakoni peran-peran yang dekat dan sederhana".
.
Pernah gak, merasa insecure ketika melihat teman-teman kita memasang story di instagram mereka? Tentang kehidupannya, pencapaiannya dan lain-lain.
Lalu terbesit pikiran, kenapa aku tertinggal dari mereka? Kenapa aku tak seambisius mereka? Kenapa aku tak seproduktif mereka? Kenapa aku tak secantik mereka? dan lain-lain.
.
Hidup itu "sawang sinawang", kata orang Jawa. Hakekat hidup itu hanyalah persoalan bagaimana seseorang memandang atau melihat sebuah kehidupan.
Tak masalah jika kita hanya jadi orang biasa, yg mungkin tidak terkenal, tidak punya pengaruh besar, tidak keren.
Jika hidup ini adalah sebuah permainan, maka pemenangnya bukanlah dia yg tampak hebat dari luar, tetapi dia yg merasakan tenang dalam hatinya. (Hal 116)
.
Membaca buku ini aku mengangguk-angguk sendiri, karena jujur saja buku ini sangat relate dengan hidupku sekarang.
Buku yang ringan dibaca, cara penyampaian dari penulis menurutku mengalir begitu saja. Ditambah buku ini berwarna, selalu berwarna di setiap halamannya. Serta terdapat beberapa ilustrasi dan kutipan-kutipan kalimat pointnya. Sehingga saat membaca buku ini, aku sama sekali tidak merasa bosan.
.
Jadi, untuk teman-teman yg merasa insecure, buku ini saya rekomendasikan untuk dibaca. 
Kita semua sama. Sama-sama berperan. Apapun yg kita jalani, yg kita lakoni, kita semua pantas utk berbahagia. ❤️