Judul: Tak Masalah Jadi Orang Biasa
Penulis: Urfa Qurrota Ainy
Penerbit: CV. IDS
September, 2020
216 hlm
ISBN 9786025291685(-)
.
Jangan salah paham dengan judulnya ya kawan. Penulis menuturkan di awal buku, bahwa buku ini bukan bertujuan untuk menghalangi seseorang utk berambisi menjadi luar biasa. Bahwa buku ini tak dibuat utk membenarkan sikap malas dan asal-asalan dalam bekerja. Maksud penulis ialah:
"Menjadi orang biasa bukan berarti tidak berusaha menjadi berguna. Menjadi orang biasa artinya memahami bahwa untuk menjadi berguna kita bisa melakoni peran-peran yang dekat dan sederhana".
.
Pernah gak, merasa insecure ketika melihat teman-teman kita memasang story di instagram mereka? Tentang kehidupannya, pencapaiannya dan lain-lain.
Lalu terbesit pikiran, kenapa aku tertinggal dari mereka? Kenapa aku tak seambisius mereka? Kenapa aku tak seproduktif mereka? Kenapa aku tak secantik mereka? dan lain-lain.
.
Hidup itu "sawang sinawang", kata orang Jawa. Hakekat hidup itu hanyalah persoalan bagaimana seseorang memandang atau melihat sebuah kehidupan.
Tak masalah jika kita hanya jadi orang biasa, yg mungkin tidak terkenal, tidak punya pengaruh besar, tidak keren.
Jika hidup ini adalah sebuah permainan, maka pemenangnya bukanlah dia yg tampak hebat dari luar, tetapi dia yg merasakan tenang dalam hatinya. (Hal 116)
.
Membaca buku ini aku mengangguk-angguk sendiri, karena jujur saja buku ini sangat relate dengan hidupku sekarang.
Buku yang ringan dibaca, cara penyampaian dari penulis menurutku mengalir begitu saja. Ditambah buku ini berwarna, selalu berwarna di setiap halamannya. Serta terdapat beberapa ilustrasi dan kutipan-kutipan kalimat pointnya. Sehingga saat membaca buku ini, aku sama sekali tidak merasa bosan.
.
Jadi, untuk teman-teman yg merasa insecure, buku ini saya rekomendasikan untuk dibaca.
Kita semua sama. Sama-sama berperan. Apapun yg kita jalani, yg kita lakoni, kita semua pantas utk berbahagia. ❤️
